Kalkulator Hari Kerja Kecualikan akhir pekan atau hari libur untuk perhitungan tanggal

Atur Hari Kerja Saya

A. Hitung Hari Kerja

Menghitung jumlah hari kerja antara dua tanggal. Tanggal mulai dan selesai dihitung.

B. Tambah/Kurang Hari Kerja

Tanggal mulai tidak dihitung. Dapatkan tanggal setelah melewati sejumlah hari kerja.

Setelah
hari kerja

Q: Apa itu hari kerja?

A: Hari kerja (business day) adalah hari saat kegiatan bisnis atau perkantoran berjalan normal, umumnya Senin hingga Jumat, tidak termasuk Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Q: Bagaimana cara menggunakan kalkulator hari kerja ini?

A: Pertama, atur hari kerja mingguan Anda. Centang hari-hari yang biasa Anda bekerja.

Berbeda dengan kalkulator tanggal biasa, alat ini secara otomatis mengecualikan hari non-kerja dari perhitungan. Alat ini memiliki dua mode: A) Menghitung jumlah hari kerja antara dua tanggal (keduanya termasuk), dan B) Mencari tanggal setelah menambah atau mengurangi sejumlah hari kerja dari tanggal acuan. Hari libur nasional perlu disesuaikan secara manual.

Untuk apa kalkulator hari kerja berguna?

  • Deadline kontrak dan hukum: hitung tenggat waktu dalam hari kerja secara akurat.
  • Manajemen proyek: estimasi durasi tugas tanpa menghitung akhir pekan.
  • HRD dan kepegawaian: hitung masa kerja, cuti, atau periode pemberitahuan.
  • Logistik dan pengiriman: tentukan perkiraan tanggal tiba berdasarkan hari kerja.
  • Keuangan dan perbankan: hitung tanggal jatuh tempo pembayaran dalam hari kerja.

Tips Penggunaan

  • Pastikan pengaturan hari kerja sudah sesuai sebelum melakukan perhitungan.
  • Untuk hari libur nasional seperti Idul Fitri atau Natal, sesuaikan hasil perhitungan secara manual.
  • Gunakan mode B untuk mencari tanggal N hari kerja ke depan, berguna untuk menghitung batas waktu pengiriman dokumen.